Sabung Ayam Memiliki Sejarah Menarik No ratings yet.

0
115
Sabung ayam

Sejarah Asal usul permainan sabung ayam sudah ada sejak zaman dahulu yaitu mengadu antar sesama ayam. Jenis permainan ini sudah menjadi sebuah tradisi yang yang secara turun-temurun dimainkan oleh seluruh masyarakat pulau di indonesia. Tetapi kemudian tradisiĀ  ini disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,permainan ini kini menjadi ajang perjudian. Tentu setelah kejadian ini,permainan ayam ini, kini dilarang oleh pemerintah indonesia karena termasuk kategori perjudian.

Dikalangan masyarakat luas di indonesia terdapat berbagai macam sejarah tentang permainan pertarungan ayam. Tradisi permainan pertarungan ayam bisa di bilang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Tradisi pertarungan ayam juga biasanya di pakai dalam sebuah acara ritual keagamaan di kalangan masyarakat tertentu. Tetapi seiring berjalannya waktu kini permainan sabung ayam sudah dijadikan sebagai ajang perjudian dengan mempertaruhkan uang.

Sejarah Sabung Ayam Berasal Dari Tiga Daerah Berikut

1. Jawa

Asal usul permainan sabung ayam di pulau jawa dimulai dari sebuah cerita rakyat yaitu Cinderalas. Awal mula ceritanya ketika Raja Jenggala memutuskan untuk mengadu kesaktian ayam Cinderalas dengan ayamnya. Pertarungan adu ayam ini dimulai dengan sebuah kesepakatan antara Raja dan Cinderalas. Bila dalam pertarungan ayam Cinderalas mengalami kekalahan,maka hukuman yang akan diterimanya adalah di pancung. Tetapi bila ayam milik Raja Jenggala kalah maka setengah dari kekayaan akan menjadi milik Cinderalas.

Namun,pertarungan ayam antara milik Cinderalas dan Raja Jenggala berakhir dengan kekalahan pada ayam milik Raja. Dan akhirnya Raja Jenggala mengakui kekalahannya dan mengakui bahwa Cinderalas merupakan putranya dari permaisurinya yang telah di asingkan.

Selain cerita Cinderalas,ternyata permainan sabung ayam mempunyai peran penting di dalam perpolitikan di jawa. Di jaman dahulu kerajaan Singosari sering mengadakan pertandingan adu ayam. Dalam acara pertandingan ini,semua orang yang hadir tidak diperbolehkan membawa senjata apa pun termasuk keris.

Dalam acara pertandingan tersebut,Raja Anusapati berencana mengikuti pertandingan ini. Tetapi Ken Dedes yang merupakan ibu Anusapati menasehati Raja agar tidak melepaskan keris yang dipegangnya. Dan kemudian setelah acara pertandingan berlangsung pertandingan sabung ayam mengalami kekacauan yang mengakibatkan Raja Anusapati terbunuh. Yang melakukan pembunuhan tidak lain adalah saudara kandung Raja Anusapati yaitu Tohjaya.

2. Bugis

Di kalangan masyarakat bugis permainan sabung ayam sudah dikenal sejak dahulu hingga kini. Menurut seorang pakar yang bernama Giblert Hamonic bahwa di kalangan masyarakat bugis terkenal akan mitologi ayam. Hal ini bisa dibuktikan dengan sebuah gelar yang diterima oleh Sultan Hasanudin dengan julukan Haanties van het oosten. Julukan ini memiliki sebuah arti yang berarti ayam jantan dari timur.

3. Bali

Di kalangan masyarakat Pulau Bali,Sabung ayam terekenal dengan nama Tajen. Arti kata ini berasal dari sebuah upacara adat masyarakat hindu yang disebut Tabuh Rah. Upacara adat ini memiliki tujuan untuk mengharmoniskan hubungan manusia dengan buddha yang agung. Biasanya dalam upacara adat ini juga memberikan kurban sebagai persembahan seperti ayam,itik,babi,kerbau dan lainnya.

Sebelum melakukan pemotongan pada hewan kurban terlebih dahulu pemuka agama akan membacakan mantra. Kemudian upacara adat akan di mulai dengan pertarungan ayam yang disebut dengan Lontar Yadnya Prakerti. Permainan sabung ayam dianggap pertarungan suci yang ada dari dulu sebagai sebuah tradisi.

Please rate this